Kamis, 12 Mei 2016

Mba Zai, We Love U..


Please, let it be the last thing i know about you..
The last memory i have about you..

Full of grateful, sorrounded by people you loved and also love you..

This is the way u see your life..
Always see the good even at the worst place..
I will do it for my self too, im sure..

Mba Zai..
They said, good people gone early..
I dont know.. Ive seen both..
But.. Looking at you right now.. I believe its true..

Good people gone early..
.
.
.
Maafinlah ya mba bahasaku yang acakadul, kalo kamu yang baca pasti penuh koreksi sana sini.. Gatau.. Ngalir aja nih..

Untuk dirimu yang super sanguinis.. Aku gak akan lama mellow-mellow nya mba.. Ini yang terakhir kok.. Nanti kamu gak suka..

We love you.. Mbak Zai.. Liza Destaria :*

Balikpapan, 12 Mei 2016
She is gone~

Senin, 02 Mei 2016

Rasa Sakit Itu Masih Ada..

02 Mei 2016

Ternyata rasa sakit itu masih ada..
Kurang lebih 2 tahun kepergian gadis mungil lucu itu, Neyfara Nafi Aqiela..
Hari ini, 2 Mei 2016 tersebutlah kabar bahwa ponakan lucu yang lahir setelah kepergian Neyfara.. Namanya Rasyuqa Ajla Nafisha masuk rumah sakit karena trombosit yang turun.. Lupa spesifiknya berapa.. Tidak terlalu rendah kabarnya.. 

Dari seberang telepon, ibunda dari Rasyuqa yang notabene adalah kakak ipar dariku mengabarkan sedikit informasi yang perlu kuketahui.. Telpon kututup untuk mengabari ayah ibuku.. Datang kemudian sms dari kakak iparku isinya tentang meminta tolong untuk mengabarkan sekalian ibunya..

Orang pertama yang kutelpon adalah ibuku, kemudian ibunya, dan kemudian ayahku..

Heboh.. Jelas..
Tapi yang lebih pasti adalah.. Rasa sakit kehilangan itu masih ada.. Kehilangan Neyfara Nafi Aqiela..
Malam harinya kami semua berkumpul di rumah kakak ku.. Karena di hari itu RSPB (RS tempat Rasyuqa periksa dan rawat inap-rencananya) semua kelas sedang penuh, jadi kami stand by di rumah sambil membantu apa yang bisa dibantu.. Sementara ibu Rasyuqa intensif menemani si sakit yang sedang rewel di dalam kamar.. Kami pun di luar sambil santai mengobrol..
"Kalau bisa gak dirawat, gausah dirawat aja"

"Yah Bu, kalau udah ada indikasi harus dirawat ya gimana lagi"

"Kalau gak nyaman di RSPB lagi, ya memang harus second opinion.. Misal periksa lagi ke restu ibu lihat disana apa kata dokternya"

"Iya juga, yah tapi periksa darah lagi harus disuntik lagi dong.. Kayak begitu"

"Ya pastinya.. ya mau gimana lagi"
Jadi sebenernya, mayoritas masih agak takut kalau harus dirawat lagi.. Yang paling menakutkan sebenernya bukan si kecil yang harus ditusuk atau rewel.. Tapi memori masa lalu masih ada.. Moment masih teringat jelas.. Hal-hal itu mengganggu sekali.. Asumsi dan kekhawatiran.. Hal jahat yang melukai dari dalam..

Rabu, 30 Desember 2015

Musuh Sebenarnya Ada di Hati Kita


Kita semua tau bahwa salah satu cara untuk memaknai hidup ini adalah dengan cara berfikir, banyak hal yang bisa menjadi sumber pikir. Yah, kalian pasti tau hulu nya tulisan ini adalah pemikiranku serta hilirnya tentunya adalah tulisan ini. 

Jadi, entah kenapa akhir-akhir ini jadi sering berfikir aja dari sebuah film dihubungkan dengan film yang lain yang mana ada kesamaan diantara semuanya dan kemudian diri ini merasa sepertinya pun seperti itu dalam kehidupan sebenarnya.

Sebutlah film-film mahakarya seperti LOTR, Harry Potter, Hobbit, dan yang baru-baru ini adalah Star Wars.. Aku mencoba mengikuti semuanya dari awal, ya aku memang sedang tertarik dengan film-film model seperti ini.. Banyak alasan kenapa aku suka dengan film seperti ini.. Karena setting nya, karakternya, kostumnya dan banyak hal lain tentunya. Namun ada satu kesamaan yang aku lirik dari semua film tersebut, yaitu kebaikan melawan kejahatan yang mana kejahatan akan semakin kuat melalui kebencian dan kemarahan orang-orang.. Kemudian kebencian dan amarah itu akan bergabung menjadi satu melawan kebaikan yang tersisa, lalu orang-orang baik merasa semakin lemah karena kekuatannya berkurang dan orang-orang baik lalu bangkit dengan semangat optimisme bahwa dimana-mana endingnya adalah kebaikan akan menang melawan kejahatan.. Ya nggak?

Aku jadi suka membayangkan aja, bagaimana kalau kondisi seperti ini benar-benar hadir dalam kehidupan nyata? Bikin curious gak sih sekarang ini kebaikan sama kejahatan sudah besaran yang mana gitu? Dan kalau di kehidupan nyata, apasih yang kita benar-benar lawan sebenarnya? Siapa sih yang mengumpulkan kejahatan kalau di kehidupan nyata?

Pernah dengar tentang iblis?

Sumber : Wikipedia
(i)Iblis adalah julukan nenek moyang bangsa jin yang memiliki nama asli Azazil, ia makhluk pertama yang membangkang perintah Allah untuk bersujud di depan Adam.

(ii)Dalam bahasa Arab nama iblis berasal dari kata balasa yang artinya ‘ia menyesal’, maka arti dari kata iblis ‘ia (hal) yang menyebabkan penyesalan.

(iii)Sejak penciptaan manusia Adam, Iblis diperintahkan Allah untuk bersujud kepadanya, namun iblis tidak mau sujud kepadanya. Oleh karena itu, iblis dikeluarkan oleh Tuhan dari Surga dan menjadi makhluk yang terkutuk (Shaad : 71 – 85)

(iv)Iblis diberkan penangguhan umur hingga kiamat pada tiupan sangkakala pertama (Al-Hijr : 36 – 38)

(v)Iblis dan keturunannya akan tinggal dan berkumpul di kakus, pasar, tempat berpesta, tempat hiburan dan tempat maksiat (Dalam sebuah hadist dari Anas bin Malik yang diriwayatkan oleh Imam Muslim)

(vi)Ketika penghuni neraka sudah sampai di neraka, iblis akan menjadi pemimpin mereka. Iblis dan pengikutnya akan kekal di Neraka untuk selama-lamanya.

Mengetahui sedikit gambaran yang disebutkan barusan mengenai iblis.. Iblis yang kekal dari jaman nabi Adam sampai hari kiamat, iblis yang kerjaan utamanya adalah menghasut manusia agar menemaninya di Neraka nanti, dll.. Yang pasti iblis ini hidupnya lebih panjang daripada manusia, bayangin aja orang yang lebih tua dari kita beberapa puluh tahun saja nampaknya jauh sangat berpengalaman terhadap hal-hal, gak kebayangkan gimana kemampuan iblis dalam kelihaian untuk menghasut manusia yang mungkin dari jaman dulu sampai sekarang sifatnya ya gitu-gitu aja sebenarnya, teknik nya aja yang berbeda. Selain itu, iblis ini juga punya sistem sendiri di kehidupan mereka. Kebayang gak, sosok yang hidupnya sudah lama, lihai, kemudian mengikuti jaman trus ternyata di sistemnya mereka juga ada tekhnologi sama seperti kita. Nampaknya kuat banget ya?

Selentingan pikiran-pikiran itu membuat aku berfikir dan mengingat, berfikir bahwa memang terkadang hal-hal yang kita anggap perlu dilawan adalah bukan hal-hal yang sebenarnya harus kita lawan.. Kita terkecoh untuk melihat mana musuh sebenarnya, musuh sebenarnya yang padahal ada di hati kita.. Karena iblis masuk ke diri kita melalui hati kita.. Dan mengingat hal-hal yang dulu pernah diajarkan guruku kepadaku, hal-hal yang dulu waktu diajarkan kayaknya aku gak begitu ngerti banget. Yah itulah, terkadang ilmu itu akan terasa nikmatnya ketika kita benar-benar membutuhkannya. Singkat kata, aku membuka-buka kembali buku yang sudah lama tertutup ini (Hehe..). Judulnya “Minhajul Qashidin-Menggapai Kehidupan di Dunia dan Akhirat” sebuah kitab terjemahan berjudul sama oleh Ibnu Qudamah al-Maqdisy. Aku share sesuai dengan kitabnya, semoga bermanfaat.

---

KITAB : SYARAH KEAJAIBAN HATI

Ketahuilah bahwa sesuatu yang termulia pada diri manusia adalah hatinya. Hatinyalah yang bisa mengetahui Allah. Pendorong terjadinya tindakan dan usaha, serta yang mengungkap apa yang ada di sisi-Nya. Anggota tubuh hanya mengikuti dan melayaninya. Laksana pelayan terhadap rajanya.

Barangsiapa yang mengetahui hatinya, maka ia mengetahui Rabbnya. Pada umumnya manusia tidak mengetahui hati dan jiwanya sendiri. Dan, Allah membimbing antara diri seseorang dengan hatinya, dengan menghalanginya untuk bisa mengetahui dan mengawasinya. Maka, mengetahui hati dan sifat-sifatnya merupakan dasar agama dan pondasi orang-orang yang meniti jalan kepada Allah.

Pintu Masuk Iblis ke Dalam Hati Manusia
Ketahuilah, bahwa fitrah hati adalah menerima hidayah, menerima nafsu dan syahwat. Kedua kecenderungan ini bergumul di dalam hati secara kontinyu, laksana dua tentara yang saling bertikai : tentara malaikat dan tentara syaitan, hingga akhirnya hati menerima salah satu di antara keduanya, yang satu bersemayam dan yang satunya lagi menyingkir karena kalah. Inilah yang digambarkan Allah di dalam firman-Nya :
“Dan kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi.”
Seseorang, jika diingatkan Allah malah bersembunyi, dan jika berada pada kelalaian, justru merasa senang. Para tentara syaitan tidak akan mengusir kelalaian itu dari hati, kecuali jika hati ingat kepada Allah. Syaitan pun tidak akan bersemayam di dalam hati, jika hati juga mengingat Allah.

Ketahuilah, bahwa hati itu ibarat sebuah benteng, dan syaitan adalah musuh yang ingin memasuki benteng untuk menguasai dan merebutnya. Benteng tidak mungkin terlindungi, kecuali terjaga pintu-pintunya. Hanya yang tahu pintu-pintu saja yang bisa menjaganya. Dan seorang tidak akan bisa menyingkirkan syaitan, kecuali jika mengetahui pintu-pintu masuknya. Pintu-pintu masuk ini adalah sifat-sifat hamba dan banyak jumlahnya. Diantara pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu besar adalah kedengkian dan sifat tamak. Jika seseorang tamak terhadap sesuatu, maka ketamakan akan membuatnya menjadi buta dan tuli. Namun, tetap saja, cahaya bashirah (mata hati/hati nurani) akan memberitahukan pintu-pintu masuk mana saja yang dilalui syaitan, apabila cahaya ini sudah tertutupi kedengkian dan ketamakan, maka dia tidak dapat melihatnya. Demikian pula jika dia dengki, maka syaitan mendapatkan peluang. Apa pun yang hendak dicapai orang yang tamak, yang semua berangkat dari syahwatnya tentu akan dilakukannya, sekalipun itu merupakan sesuatu yang mungkar dan keji. Sedangkan pintu-pintu lainnya antara lain :
  1. Amarah, syahwat dan keras hati. Amarah adalah bius bagi akal. Apabila tentara akal melemah, maka tentara syaitan maju melakukan penyerangan dan mempermainkan manusia. Diriwayatkan bahwa iblis berkata : “Jika seorang hamba keras hatinya, maka kami bisa membaliknya sebagai anak kecil yang membalik bola.”
  2. Suka menghias isi rumah, pakaian dan perkakas. Orang seperti ini selalu ingin mempercantik rumahnya, merubah atapnya, temboknya, memperluas bangunannya, membaguskan pakaiannya dan perkakas rumah tangganya, sehingga ia pun merasa rugi dimana sepanjang hidupnya hanya memikirkan hal itu saja.
  3. Kenyang dengan makanan. Karena kenyang, gejolak syahwat menguat sehingga mengabaikan ketaatan.
  4. Tamak terhadap orang lain. Siapa yang tamak terhadap orang lain, maka dia berarti telah menumbuhkan sifat senang memuji orang lain secara tidak proporsional, mencari muka, tidak menyuruhnya kepada yang ma’ruf dan tidak mencegahnya dari yang mungkar.
  5. Terburu-buru dan tidak memiliki keteguhan hati. Rasululloh SAW bersabda : “Terburu-buru itu dari syaitan dan berhati-hati itu dari Allah.”
  6. Cinta terhadap harta. Selama cina kepada harta bersemayam di dalam hati, maka ia akan merusaknya, sehingga mendorong kepada pencarian harta dengan cara yang tidak benar, membawanya kepada sifat kikir, takut miskin dan mencegahnya mengeluarkan hak dan kewajiban.
  7. Mengajak orang-orang awam kepada fanatisme madzhab, tanpa melaksanakan amalan sesuai dengan esensinya (kepentingannya).
  8. Mengajak orang-orang awam untuk berfikir tentang Dzat Allah, sifat-sifat-Nya dan masalah-masalah yang sebenarnya di luar jangkauan akal mereka, sehingga membuat mereka ragu terhadap dasar agama.
  9.  Berburuk sangka terhadap kaum Muslimin. Melalui pintu ini, syaitan ingin memutuskan tentang diri seorang Muslim berdasarkan buruk sangka, melecehkannya, mengatakan yang macam-macam tentang dirinya dan melihat dirinya lebih baik darinya. Buruk sangka bisa dibuat sedemikian rupa, menurut selera orang yang berburuk sangka. Orang mukmin adalah yang memaafkan orang Mukmin lainnya, sedangkan orang munafik adalah yang mencari-cari keburukannya. Maka setiap orang harus berhati-hati terhadap titik-titik sensitif yang sering memancing tuduhan, agar orang lain tidak berburuk sangka padanya.
Jika benih sifat-sifat ini tetap bersemayam di dalam hati, maka syaitan akan lebih leluasa memasukkan bisikan, bahwak keluar-masuk, sehingga mencegahnya dari dzikirullah dan membangun hati dengan hiasan takwa.

Perumpamaan syaitan adalah seperti anhing lapar yang mendekatimu; apabila di tanganmu tidak ada daging atau roti, maka dia pun akan menyingkir, seraya engkau berkata kepadanya : “Menyingkirlah!” Namun, bila di tanganmu ada daging atau roti, dimana ia memang tengah merasa kelaparan, maka dia tidak akan menyingkir darimu jika hanya dengan kata-kata. Begit pula hati yang kosong dari santapan syaitan. Dia akan menyingkir dengan hanya dzikir saja.

Sedangkan hati yang dikuasai nafsu, maka dzikir menyingkir hanya di pinggirannya saja dan tidak menetap di relungnya, karena relung hatinya sudah dikuasai syaitan.

---

Tidak perlu takut dengan Lord Voldemort, Darth Vader atau karakter-karakter lain yang mencerminkan eksistensi iblis di muka bumi. Tidak perlu mencari tau mereka sedang bersembunyi dimana dan sudah sebesar apa. Karena iblis sebenarnya hidup di hati kita, kita bisa mengenalnya dengan mengenal diri kita.. Hati kita..

Mari kita jujur dan cerdas terutama pada diri kita sendiri, kira-kira pintu mana yang ada pada kita yang berpeluang menguatkan eksistensi iblis di bumi Allah ini serta membuat kita ter suspect menjadi kawan iblis di Neraka nanti, Naudzubillahhimindzalik.

Seorang syaikh pernah berkata : 
“Jika hati diberi makanan dzikir, diberi minuman pikir dan disucikan dari kerusakan dan cela, maka ia mampu melihat berbagai keajaiban dan mengambil hikmah di baliknya.”
Mari berdo’a :
Ya Allah perkuatlah hati-hati mukmin di dunia.
Ya Allah kuatkanlah ukhuwah kami agar  selalu saling mengingatkan untuk bersemangat menggapai cintaMu yang haqiqi.
Allahumma waffiqna lama tihubbuhu wa tardlah (Ya Allah, limpahkanlah taufik kepada kami untuk melakukan apa-apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai).
Aamiin yaa Robbal’alamin.
---

Karena tulisan ini serius mode : on saya berdoa semoga Allah membantu meminimalisir mis-intrepretasi dan mis-asumsi dari tulisan ini, dan kepahaman diperoleh benar-benar langsung pada substansi yang diinginkan penulis tulisan ini dan penulis tulisan yang disitasi oleh penulis tulisan ini :D

Sabtu, 26 Desember 2015

Teruntuk Nurida Sari Dewi Cahyo Akbar.. Selamat menikah :)

Kelak ingatlah kalian, bahwa setiap orang akan sungguh terikat oleh masa lalu nya..

Setiap orang.. Kalian, aku.. Mereka juga tentunya..
Tapi.. Janjilah padaku kalau kalian tidak akan menyesali variabel apapun yang terjadi di masa lalu dengan cara berhenti berulang-ulang meminta maaf atas segala hal yang sebenarnya kunikmati atas semua kejadian di masa lalu.. Serta terus memastikan bahwa kalian akan bahagia selalu..

Dariku.. Tidak ada sama sekali hal yang perlu disesali dari seluruh variabel di masa lalu.. Karena semua yang terjadi.. Semuanya.. Sudah aku gulung dengan rapi menjadi sebuah roll kehidupan yang sangat cantik yang menjelaskan tentang makna hidupku sendiri..

Kata maaf dan segala bentuk penyesalan yang lain hanya akan membuat aku merasa seakan.. "Jadi.. ini roll.. udah cantik-cantik gulungnya mau ada yang dipotong?Ambyar dong yang lainnya" :D

---

Jadi Mbenk, Yok..
Pernah disuatu masa aku merasa lelah dengan semuanya dan aku sempat berfikir yaudah.. terserah.. Entah apa juga yang yaudah dan terserah :p
Namun kemudian aku berkata pada diriku sendiri.. Kalau niat belajar dalam hidup, harus terus semangat.. Jangan pasrah karena lelah.. Belajar gak akan baik kalau dalam keadaan lelah.. Kalau lelah ya istirahat dulu.. Bagaimana kita bisa mengambil hikmah kalau kitanya lelah :) 
Kemudian aku putuskan tidak boleh lelah berlama-lama.. Tidak boleh mencerna pelajaran dalam keadaan lelah.. Ini semua proses belajar..

Pernah di suatu masa aku merasa bingung dengan segala keadaan.. Merasa akulah satu-satunya orang yang tidak tahu apa-apa.. Aku bingung dengan keadaan, yah keadaan.. Gabungan dari segala situasi dengan segala perasaan yang timbul karenanya.. Namun aku sadar, bahwa kita hidup mencari makna, kita hidup mencari arti dari segala kejadian yang kita alami dan itu butuh proses yang panjang.. Mungkin pelajaran tidak langsung didapatkan.. Tapi nanti atau kapanpun itu pasti ada momennya kita paham.. Bersabarlah :)

Pernah di suatu masa aku merasa mengapa orang lain sangat terlihat merasa bertanggung jawab atas tujuan kebahagiaan yang aku rasakan.. Padahal aku yang tinggal didiri ini gak hanya berfokus pada mencari bahagia.. Bahagia saja maksudnya.. Yang tinggal didiri ini sedang ingin mencari berbagai rasa dalam hidupnya yang dia harap akan membentuk puzzle yang berisikan makna hidup yang ia rangkum dengan caranya sendiri.. Namun, aku berhenti berfikir mengapa dan mengapa mereka seperti itu sehingga aku tutup dengan kesimpulan.. Karena itu bentuk rasa sayang mereka terhadap diriku :)

Pun pernah di suatu masa aku merasa kenapa orang lain terlihat kebingungan mencari bahagiaku padahal akulah yang bertanggung jawab atas bahagiaku sendiri.. Karena aku tau bahwa definisi bahagia tiap orang sungguh berbeda dan aku gak terlalu tertarik untuk terseret oleh asumsi kebahagiaan milik orang lain atas diriku :)

---
Mbenk, Yok..
Kalian patut berbahagia.. Yah, apa yang membuat sepasang makhluk Allah yang penuh dengan kasih sayang dan semangat untuk terus beribadah kepadaNya tidak bahagia?
Namun terkadang hidup memang melelahkan.. Justru maka gunakanlah energi yang tersisa hanya untuk bahagia selagi masih ada kesempatan :)

Sebelum hal-hal buruk terjadi..
Sebelum..
Jalur gaza tidak lagi milik Palestina..
MEA mulai menghantui Indonesia..
Serta makin turunnya harga minyak dunia.. :p

Selain itu, juga sebelum..
Daenarys Targaryen tiada (mungkin di season selanjutnya)..
Darth Vader ada versi 2.0 nya..
Lord Voldemort bangkit kembali ke dunia..
Serta Negara api menyerang kita..
Hee Hee..

Berbahagialah Nurida Sari Dewi Cahyo Akbar.. Janjilah pada dunia dan seisinya.. :)

---
Kalau setelah kalian membaca tulisan ini dan kalian masih berkali-kali minta maaf serta gak malah fokus ke kebahagiaan kalian.. Maka tulisan ini gagal.. Dan ini akan menjadi satu-satunya hal yang perlu kalian mintakan maaf nya dariku.. Hohohohoho..

Allah sayang kalian :)


Sabtu, 05 Desember 2015

Yang paling unik adalah..
Kita sering terkecoh oleh orang-orang yang mampu menjelaskan segalanya pada kita.. Kita berhenti di titik itu, dan merasa terpuaskan..

Karena sesungguhnya yang kita butuhkan adalah bukan hanya orang yang mampu menjelaskan segalanya, tapi yang terpenting adalah orang yang sanggup menemani kita untuk mencari jawaban atas hal-hal yang belum jelas buat kita selama ini..

Dibalik pencarian tentang makna hidup, terdapat jalan yang berkelok dan panjang.. Dan itu tidak akan berakhir dengan cara diam.. Berjalanlah..

Orang Dewasa Sungguh Membingungkan

Beberapa hari yang lalu, sehabis pulang kantor saya menyempatkan diri untuk nyamperin rumah seorang teman..

Dari arah seberang rumahnya kedengaran suara seorang lelaki (kisaran 30 tahun) membentak anak cowok kecil (kisaran 7 tahun)..

Saya nyimak sebentar karena si teman yang saya samperin ini belum juga memunculkan batang hidungnya setelah saya beberapa kali mengetuk pintu rumahnya..

Dari hasil menyimak tersebut, saya simpulkan bahwa entah lelaki ini ayah si cowok kecil tersebut atau bukan..
Isi bentakannya karena si anak ini dianggap "menghilangkan" seorang anak yang lebih kecil dari dia..

"Bisaknya kamu tinggal main! Tadi kan kamu yang sama dia!! Ayok ikut, cari sampai dapat!!" Sambil menyeret si anak

Dan si anak,"Ampun.. Bukan salah saya.. Tadi dia mainan disitu nah.." Sambil nangis kejer

Kejadian ini cukup menarik perhatian orang sekitar yang lalu lalang..
Kebetulan kejadiannya memang dekat pasar, jadi pasti banyak orang..

Yaa, sedih aja nyimaknya.. Gitu amat yah orang dewasa..

Mencari objek yang lebih inferior untuk menutupi rasa bersalah pada dirinya sendiri..
Aku yakin, dari lubuk hati yang terdalam si lelaki ini pun merasa bahwa itu salah dia.. Bagaimana bisa dia "memasrahkan" seorang anak kecil pada anak yang belum dewasa.. Bagaimana mungkin tanggungjawab sebesar itu dia serahkan pada anak yang belum dewasa.. Aku menyalahkan si orang dewasa?? Yess!

Sabtu, 01 November 2014

Omong kosong yang manis ini bernama puisi dan prosa..

Inilah aku..
Orang sering bilang aku ini anaknya cuek.. Tapi bukan berarti tidak memperhatikan..

Inilah aku..
Orang kata.. Aku wanita yang lebih banyak menggunakan logika.. Tapi bukan berarti aku tak punya emosi..

Inilah aku..
Wanita cuek yang lebih banyak menggunakan logika, tapi bukan berarti tidak memperhatikan dan tidak punya emosi.. Karena yang bener adalah, aku hanya sering bingung bagaimana mengungkapkannya..

Inilah aku..
Yang suka bingung sendiri ketika membaca puisi dan prosa.. Omong kosong itu semua.. Karena bagiku semua akan berakhir dengan pertanyaan "Emang begitu? Masa sih? Kata siapa?"..

Tapi bukan berarti aku sama sekali tidak membacanya..
Sesekali aku memerlukannya untuk mengasah kekuranganku.. Yang tadi itu, hal-hal yang seharusnya mendominasi pada setiap wanita..

Dan suatu hari seorang kawan memberikan buku omong kosong  ini.. Karya seseorang yang pasti dalam hidupnya dipenuhi dengan omong kosong yang mungkin saat aku dihadapkan padanya untuk mengobrol.. Suasananya bagaikan langit dan bumi.. Dia bicara langit dan aku hanya bisa bertanya dalam hati, "Emang begitu? Masa sih? Kata siapa? Omong kosong macam apa itu?"..

Namanya Azhar Nurun Ala.. Katanya sih terkenal.. Ya mungkin dikalangan penyuka tulisan omong kosong puisi dan prosa ia memang terkenal.. Yaudahsih.. itu urusan dia..

Tapi.. Entah kenapa, membaca bukunya (yang bahkan judulnya saja aku lupa) ini.. Ada beberapa bagian yang membuatku tersentuh.. Baru kali ini.. Ah hebat juga ni orang.. Really really fit me in.. Beberapa langsung aku capture untuk kebutuhan pribadiku.. Boleh lah ku share ya.. Permisi, mohon ijinnya ya Om Azhar Nurun Ala dimanapun kau berada..

Tertawan
Ada yang beku : bibir

Ada yang tertahan : nafas

Ada yang berkedip : kelopak mata

Ada yang berdegup kencang : jantung

Ada yang berdesir deras : darah

Ada yang tertawan : hati

Ada yang berhenti berputar : bumi

Ada yang berhembus pelan : angin

Ada yang hening berbisik : rerumputan

Ada yang jatuh cinta padamu : Aku


Kabar
Kelak di suatu senja kita akan berjumpa
Bola mata kita saling menatap
Tanpa ada satu kata pun terucap

Kelak di suatu waktu kita akan bertemu
Aku masih ingat siapa namamu
Begitu juga kau mengenalku
Tapi mulut kita sama membisu

Kita mencipta kebekuan
Yang dulu sempat cair hanya dengan kata : 'hai'
Atau, 'apa kabar'

......
Apa kabar?


Pergi
Kau pergi,
Meninggalkan sejumput rasa yang asing dan sulit kubaca.
Sebab itu kini aku bertanya : apa maksudmu?

Tapi kau telah pergi.
Hingga tak lagi punya daya untuk menjawab tanyaku,
bahkan untuk sekedar mendengarnya.
Jadilah aku masih setia berdiri di sini
dan terus bertanya : apa maksudmu?

Aku titipkan tanyaku pada Tuhan, yang memergikanmu.
Titipkan juga jawabmu pada Tuhan, yang menguatkanku.


Sebatas Maya
Memandangimu dari sini, dari ruang maya yang tak mungkin kuraba. Menatap wajahmu dalam piksel yang terbatas : kau tampak ceria dan masih seekspresif dulu. Tiba-tiba aku bersyukur Jack Dorsey menemukan Twitter. Hingga aku yakin : di sana kau baik-baik saja. Setidaknya, masih bisa tersenyum.

Dan membuatku tersenyum.


........................


Ini hanya aku..
Seonggok daging bernama Putri yang tidak menyukai  memahami omong kosong bernama puisi dan prosa..

Ini hanya aku..
Yang kali ini mengakui dengan hormat akhirnya tersentuh juga dengan omong kosong bernama puisi dan prosa ini..

The sweetest bullshi* i've ever heard.
Well.. You would hide away and found your peace of mind.. Your mind palace or anything like that, your own life.. And enjoying your life that maybe much cooler than mine.. Its oke.. See you on the top.. On the right moment.. And maybe in the same frequency that we couldn't find now..

Because..
Im enjoying my life too..
Enjoy your life..
Lets enjoy the music of our life..
See you when i see you.. 
Or maybe not.. 
I don't know.. I just don't know.. Only God knows..
When we've got that moment.. You know how to find me.. Because im here.. I always here..

No.. No..
Tadi barusan aku bilang apa? See you on the top?
Bukankah pendakian bersama lebih membanggakan daripada bertemu dipuncak dengan bendera kemenangan masing-masing.. Pendakian bersama membuat kita saling melihat perih, luka, rintih, pandangan antusias dari perjalanan yang kita lalui dan rasakan bersama..
Ah bicara apa aku.. 



Balikpapan,